CONTENT MANAGEMENT SYSTEM

29 Maret, 2008 at 7:54 am (Komputer & Internet) (, )

Content Management System sebagai software yang digunakan untuk menambah dan/atau mengelola isi website. Menambah dan mengelola isi website dapat dilakukan oleh siapa saja yang diberi hak oleh Administrator. Item berupa logo, gambar dan teks dapat dikategorikan sebagai isi atau content
Content Management System (CMS) bahkan dapat digunakan oleh orang yang tidak cukup mengerti pemrograman teknis. Menambah, mengubah atau menghapus isi website secara langsung dapat dilakukan tanpa mengetik script pemrograman, Perubahan isi website dapat dilakukan melalui internet dengan mudah, cepat dan tanpa menginstall software apapun atau memiliki kemampuan teknis bahasa pemrograman. Ini berarti bahwa masalah yang dihadapi oleh webmaster seperti memasukkan atau mengubah satu persatu isi atas permitaan atasan atau orang lain sudah tidak diperlukan lagi.

CMS tidak dibatasi oleh jumlah halaman, gambar dan teks. Content Management yang baik biasanya dilengkapi dengan daftar keanggotaan user, biasanya untuk modul-modul tertentu seperti download, gallery atau informasi untuk kalangan tertentu oleh pengelola website mengharuskan setiap user untuk mendaftar sebagai anggota. Selanjutnya user akan mendapat password dari email yang didaftarkan melalui registrasi user. Proses selanjutnya system akan mengautentikasi nama dan password user. Fasilitas lain yang sering ditemui dalam Content Management System adalah pembuatan bulletin dan fungsi publishing, sistem ini sering kita jumpai dalam bentuk newsletter atau forum tertentu.
Sistem lain yang sering mendapat perhatian luas dari komunitas pengembang software CMS adalah masalah keamanan dan sistem approval, bugs dapat saja ditemukan setelah versi stabil di publikasi untuk selanjutnya akan ‘ditambal’ oleh developer. Pengelolaan alamat email, statistik website, obyek produk yang ingin disampaikan dan tampilan website juga termasuk fungsi yang sering ikut dalam satu paket software CMS. Kecenderungan yang sering terlihat pada komunitas pengembang Free Software CMS adalah perhatian lebih pada bentuk tampilan website yang semakin hari semakin tampak profesional. Modul lain seperti Component atau module perkembangannya tidak secepat modul template atau themes.
Secara sederhana dapat disebut bahwa Content Managent System adalah sistem yang mengelola seluruh isi dan tampilan. Untuk mengerti secara mendalam tentang CMS, perlu dijelaskan hal-hal sebagai berikut :
a) Pengertian tentang Content atau isi.
b) Maksud dari kata management, dan
c) Apa yang dimaksud tentang System

Apa itu Content?
Sederhananya dapat dijelaskan bahwa content adalah setiap jenis atau ‘unit’ informasi digital yang digunakan untuk mengisi tiap halaman. Content dapat berupa teks, gambar, animasi, suara dll. atau dengan kata lain semua hal yang akan diperlihatkan ke publik melalui internet, intranet atau extranet.

Apa itu Content Management ?
Content Management atau pengelolaan isi suatu website seperti yang sudah dijelaskan di atas yaitu menggabungkan aturan, proses dan alur kerja seperti cara-cara sistem terpusat oleh webmaster dan sistem terdistribusi, pemilik atau penyumbang isi dapat membuat, mengubah dan mem-publish seluruh isi halaman sesuai dengan alur sistem.

Apa itu Content Management System?
Sistem itu sendiri dijelaskan sebagai suatu alat atau gabungan dari alat yang efisien, efektif dan memudahkan pembuatan halaman web menggunakan sistem pengelolaan isi website. Dapat dikatakan bahwa CMS adalah suatu alat yang dapat memusatkan kemampuan teknis dan menyebarkan kemampuan non teknis kepada anggota tim untuk membuat, mengubah, mengelola dan mem-publish sejumlah isi website seperti teks, gambar, animasi, suara dll dengan aturan, proses dan alur kerja yang sudah baku sehingga website dapat terlihat sesuai keinginan

Keuntungan Menggunakan CMS

Beberapa waktu lalu ketika website dibuat hanya oleh satu webmaster saja, cukup mudah untuk membuat beberapa halaman website statis. Seiring berjalannya waktu fungsi website berkembang menjadi fasilitas untuk menampilkan brosur elektronik dan menyebabkan meningkatnya penggunaan intranet, ekstranet juga internet. Pertukaran informasi internal dan eksternal organisasi telah mengubah wajah dunia internet sejak itu.

Teknologi dan metode lama untuk membangun halaman web tidak hanya menghabiskan banyak waktu tetapi juga tidak efisien dan memakan biaya yang besar. Contohnya, mengubah kata pada halaman web dengan metode lama harus dilakukan oleh seseorang yang mengerti HTML. Proses ini bukan hanya menghambat seluruh pembuatan informasi dan isi oleh webmaster tapi juga tidak efektif karena banyak waktu yang terbuang. Bandingkan dengan CMS yang dapat mengubah apapun hanya melalui halaman administrator.
Keinginan meningkatkan jumlah informasi dalam website dan kebutuhan untuk menggabungkan sistem menjadi lebih besar dan kompleks kedalam proses web publishing telah mengubah situasi ini menjadi suatu kesimpulan bahwa pengelola website tidak lagi dapat menampung permintaan yang terus meningkat. Mereka akan kewalahan dengan permintaan yang tiada habisnya.
Situasi ini tidak berbeda jauh dengan keadaan di tahun 60-an ketika kita masih menggunakan mesin ketik untuk membuat dokumen. Kenyataannya setelah itu menyebabkan dibuatnya sistem pengolah kata. Dengan situasi yang sama, akhirnya banyak yang menyadari bahwa CMS medatangkan banya keuntungan. Perusahaan yang tidak memilih untuk mempelajari teknologi baru ini akan menyesal dan ketinggalan (sama seperti dulu ketika banyak yang enggan mempelajari sistem pengolah kata dibanding menggunakan mesin ketik manual). Websitenya akan menjadi terhambat, ketinggalan berita dan jarang ter-update. Efeknya terlihat ketika pengunjung tidak lagi mau mengakses website dengan informasi yang sama. Dunia insan Webmaster atau tim website menjadi alternatif cara untuk mememasukkan informasi kedalam website.

Tulisan ini dimuat majalah SDA Magazine Edisi Maret 2005
Oleh Resha.

1. CMS OsCommerce (untukecommerce)
2. Sisfo kampus (system Informasi kampus)
3. Siteman
4. Siteframe CMS
5. PHPWebsite
6. Joomla
7. SMF (CMS untuk membuat Forum : SimpleMachineForum)
8. Zen-Cart
9. Xoops
10. Xongoo CMS (Modul CMS yang simple cuma 110kb…berisikan tampilan dasar sebuah CMS..cukup menambahkan header n footer saja…tapi sudah lengkap dengan SQL)
11. Power Portal (Power Portal CMS sederhana…tapi aku masih bingung dengan modul yang belum bisa diaktifin walau sudah jadi admin..)
12. Xaraya
13. Drupal
14. Siteframe
15. WordPress
16. PHPNuke
17. phpbb
18. Coppermine 1.3.5(CMS khusus untuk membuat album foto online..membutuhkan PHP GD dan Imagemagick)
19. dotproject CMS (CMS yang dihususkan untuk menangani task force, task manager dalam sebuah perusahaan. cukup powerfull untuk perusahaan yang membutuhkan task manager berbasis web yang gratis dan powerfull).
20. e107 0.617
21. Mambo portal
22. Postnuke
23. Prestoweb CMS (CMS tanpa databases mySQL)
Dari berbagai sumber di Internet

oleh:

Dwiyanto

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: